Mengenali Piktogram Bahaya Bahan Kimia Seperti Rambu Lalu Lintas

3 12 2007

Pembaca setia blog Chemcare Asia, anda mungkin rata-rata sudah familiar dengan simbol-simbol bahaya dari bahan kimia atau yang biasa kita sebut sebagai piktogram. Di setiap kemasan, baik kemasan kecil, maupun besar kita sering menemui gambar-gambar simbol tersebut tercantumkan terutama pada label produk bahan. Ada yang berupa tengkorak, nyala api, dan lain sebagainya. Namun apakah user atau pekerja anda di lapangan mengerti dan memahami arti piktogram tersebut? Apakah mereka mampu mengkomunikasikan bahaya dari produk kimia berdasarkan piktogram yang mereka lihat?

Tujuan awal penggunaan piktogram bahaya adalah sebagai sarana komunikasi bahaya (Hazard Communication) dari produk tersebut di dalam Life Cycle-nya baik pada saat penggunaan (use), penanganan (handling), penyimpanan (storage), sampai pada pembuangan (disposal) akhir pun limbah bahan kimia diwajibkan untuk diberikan penandaan / label di dalam kemasannya atau kendaraan pengangkutnya.

Piktogram bahaya berbentuk hazard diamond seperti standard GHS jauh lebih mudah dan simpel untuk dimengerti dibandingkan dengan standard lain seperti NFPA dan WHMIS yang mengandalkan sistem Warna dan Kode Angka dalam komunikasi bahaya.Kedua standard tersebut cukup sulit untuk dimengerti oleh orang awam karena masing-masing kode warna dan angka memiliki interpretasi khusus yang harus dipelajari terlebih dahulu, terlebih kode-kode Alat Pelindung Diri (APD) yang beragam dan tidaklah mudah untuk mengingat kesemua informasi tersebut. Berikut contoh penandaan untuk komunikasi bahaya berdasarkan standard NFPA dan WHMIS.

Banyaknya standard dan perbedaan-perbedaan yang ada saat ini di tingkat negara dan benua telah menyebabkan berbagai kesulitan dalam pemahaman bahaya bahan kimia dan perdagangan bebas. Tidak adanya satu standard yang sama dan menjadi acuan internasional telah menggugah United Nations untuk mengeluarkan satu regulasi global agar terbentuk keharmonisan dan penyamaan persepsi terhadap bahaya bahan kimia. Bergulirlah apa yang saat ini kita kenal sebagai GHS atau Globally Harmonized System yaitu suatu standard global dalam keselamatan bahan kimia yang akan menyeragamkan Klasifikasi Bahaya, Label, serta LDKB/MSDS dari produk bahan kimia. Dengan keberadaan GHS maka akan banyak keuntungan yang akan didapat selain kesamaan dalam komunikasi bahaya dan juga kemudahan dalam perdagangan global.

Namun, dibalik segala keuntungan dan kesederhanaan yang ditawarkan oleh GHS ternyata tidaklah mudah untuk memahami dan mengenali piktogram bahaya bahan kimia yang akan diterapkan secara global pada tahun 2008 nanti. Bagaimana cara termudah dalam membaca dan mengenali piktogram baru ini agar bisa anda komunikasikan secara baik dengan seluruh karywan anda? Cara paling mudah adalah dengan menganalogikan piktogram bahaya dengan Rambu Lalu Lintas. Kenapa mudah? karena umumnya semua orang sudah mengerti dan sering sekali melihat rambu lalu lintas yang bertebaran di sepanjang jalan dan mereka mengetahui aturan main dari keberadaan rambu-rambu tersebut.

Bagaimana caranya untuk menganalogikan keduanya? Pertanyaan yang mungkin kalau bisa dijawab adalah gampang-gampang sulit. Pertama-tama anda harus menerangkan kepada karyawan anda mengapa rambu lalu lintas dipasang di jalan, yang diantaranya adalah untuk mengkomunikasikan bahaya serta regulasi lalu lintas yang terkait di jalan raya. Buatlah mereka faham bahwa rambu-rambu tersebut masing-masing memiliki arti tersendiri yang harus kita ketahui pada saat kita sedang menjadi pengguna jalan raya.

Kesalahan dalam memaknai arti rambu lalu lintas bisa berakibat fatal terhadap keselamatan anda sendiri dan keselamatan para pengguna jalan lainnya. Pelanggaran terhadap rambu-rambu tersebut juga memiliki aspek hukum yang mungkin bisa diberikan sanksi bagi yang melanggar, contohnya ditilang oleh Pak Polisi bila anda melanggar rambu yang suda dipasang.
Hal tersebut diatas berlaku pula dalam memaknai piktogram simbol bahaya dari bahan kimia. Ada regulasi yang mewajibkan penempatan label di setiap kemasan bahan kimia, dan ada kewajiban bagi anda sebagai pengguna bahan kimia untuk memahami dan mengerti arti makna piktogram tersebut.

Siapa yang wajib mengkomunikasikan piktogram bahaya tersebut? Semua user atau pengguna bahan kimia wajib mengetahui dan mengkomunikaskan bahaya bahan kimia untuk tujuan perlindungan pribadi khusunya dan perlindungan terhadap rekan kerja dan lingkungan hidup. Anda harus mengetahui rambu-rambu keselamatan pada saat anda berhadapan dengan produk bahan kimia dan mematuhi rambu-rambu tersebut untuk mencegah kerugian terhadap kesehatan dan lingkungan hidup. Adalah hak anda sebagai pengguna produk bahan kimia untuk mengetahui apa saja bahaya dari produk tersebut, kita sering menyebutnya dengan Right To Know Information. Anda berhak untuk menolak bekerja dengan produk bahan kimia bila anda tidak mengetahui potensi bahaya apa saja yang ditimbulkan baik akut maupun kronis.

Potensi bahaya bahan kimia akan selalu anda temui baik di tempat kerja, di rumah, bahkan pada saat anda berada di jalan. Hazard (Bahaya) adalah konsekuensi logis dari Risk (Risiko) dikali Exposure (Pemaparan). Mohon diingat bahwa setiap bahan kimia adalah bahan yang berbahaya akan tetapi dibatasi oleh berapa kadar yang diterima oleh tubuh. Hal itu pula yang membedakan antara Obat dan Racun. Adalah tugas anda untuk dapat meminimalisasi baik Risk atau Exposure terhadap bahan kimia agar Hazard yang ada bisa ditekan atau bahkan di-eliminasi. Piktogram bahaya akan membantu anda untuk mengetahui apa potensi bahaya dari pemaparan terhadap produk bahan kimia yang anda hadapi, dan anda harus mengambil awareness atau kewaspadaan pada saat anda melihat piktogram-piktogram tersebut. Sebagai contoh, pada saat anda melihat piktogram seperti ini:

Apa awareness yang harus anda ambil? Bagi orang awam, ada sebagian yang menginterpretasikan bahwa logo tersebut mencerminkan bahwa bahan kimia tersebut adalah Cairan Pencuci Tangan! Padahal piktogram tersebut menandakan adanya potensi bahaya Korosif dari bahan tersebut yang dapat mengkais atau merusak logam, kayu dan jaringan kulit. Oleh sebab itu apabila anda menemui piktoram tersebut, berhati-hatilah agar jangan sampai mengenai kulit anda, gunakan sarung tangan (gloves) yang sesuai!. Dari segi penyimpanan pun anda harus menempatkan bahan tersebut dalam kemasan non logam karena bila anda simpan dalam wadah / kontainer berbahan logam maka akan cepat rusak akibat dari daya rusak bahan kimia yang mampu menembus logam dan menyebabkan leakage atau kebocoran dari wadah / kontainer. Pastikan pekerja atau end user memahami hal tersebut pada saat ia sedang berhadapan dengan bahan kimia korosif. Mereka pun harus bisa mengkomunikasikan bahaya tersebut kepada orang lain yang mungkin sedang berhadapan dengan bahan tersebut.

Kesalahan dalam mengartikan piktogram bahaya bahan kimia dapat berakibat fatal, sama seperti halnya bila anda salah mengartikan rambu lalu lintas di jalan raya. Kesehatan serta nyawa dan aset perusahaan yang akan menjadi taruhannya. Sudah cukup banyak bukti-bukti nyata dari kerugian yang diakibatkan dalam kesalahan dalam manajemen bahan kimia secara tidak baik dan benar.

Penyelia atau Supervisor atau pengawas K3 di perusahaan wajib untuk memberitahu karyawannya akan potensi bahaya dari bahan kimia tersebut, beritahukan kepada mereka bila mereka lupa menggunakan APD seperti sarung tangan, masker, dll agar fungsi kontrol dapat berjalan dengan baik. Safety Talk atau briefing singkat mengenai potensi bahaya bahan kimia yang sedang atau akan dihadapi pada saat bekerja akan membantu pekerja atau personil yang berhadapan langsung dengan bahan kimia.

Bila anda sudah mengetahui rambu atau piktogram bahaya tersebut, ikutilah aturan mainnya dengan membaca secara lebih rinci di dalam dokumen MSDS / LDKB yang disertakan dalam setiap pembelian produk bahan kimia. Patuhi dan selalu ikuti semua prosedur keselamatan yang dituliskan pada MSDS.

Masih banyak contoh piktogram lain yang harus anda pahami satu persatu, silahkan hubungi kami bila tertarik untuk mempelajari Komunikasi Bahaya dan piktogram-piktogram lainnya.

to be continued…

About these ads

Actions

Information

9 responses

4 12 2007
kitong

setuju boss, emang sebaiknya safety sign dibuat simple dan jelas. sehingga orang awam mengerti, sehingga bisa mengurangi angka kecelakaan.
kalo internasional belom ada standar yang resmi, mendingan menakertrans atau BSN membuat regulasi tentang safety sign untuk di indonesia…

21 02 2008
syahrul efendi

benar sekali ini merupakan salah satu tanggung jawab produsen,distributor untuk mengimformasikan bahaya dari setiap produk yang dihasilkan dan dipasarkannya dengan sign hazard kalau yang membuat siapa saja tidk masalah yang penting telah disepakati secara nasional maupun internasional hal ini semua label itu akan dibaca dan harus dipahami oleh semua golongan warga tanpa kecuali …

26 02 2008
rachel

eh… kalau bikin gambar bisa lihat ukuran yang lebih besar dong…!!!!!

9 04 2008
Ester

Bolehkah saya mendapatkan gambar atau animasi mengenai kecelakaan kerja serta penanganannya, seperti tertelan, terkena cipratan bahan kimia terhirup dan lain-lain.

Atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terimakasih.

16 12 2008
Triswanta

Kami dari Dept HSE sering buat ,pasang Rambu 2 tolong Teman2 klu ada Gambar Rambu 2 Wajib APD bs dikirim.
Trim,s atas kerjasamanya

8 01 2009
ery ptpniv

bagus juga tuh, buat aja gimana baiknya, agar mudah di mengerti oleh pekerja atw operator, yang penting tidak mengurangi maksud dan tujuannya
mohon bantuan, kalo ada yg punya piktogram yg lebih lengkap, tolong dong, kirim ke saya, trims.

3 02 2009
mona

bisa lebih gede donk gambarnya??????

17 03 2009
yuli

thank’s infonya, sangat membantu sekali untuk ngasil simbol dilab sains diskulqu

19 11 2011
Murni

pengetahuan piktogram ini penting bagi masyarakat, saya pengen tahu arti piktogram yang lain, apakah bisa dikirimi buku atau yang bisa saya dapatkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: