Dampak Ledakan Pabrik Kimia

6 06 2007


PABRIK PT Petrowidada, perusahaan yang memproduksi bahan baku plastik phthalic anhydride dan maleic anhydride di kawasan industri Petrokimia Gresik, yang beberapa tahun yang lalu meledak serta mengakibatkan kematian dan luka bakar pada karyawannya. Namun, ini belum terhitung kemungkinan dampak terhadap penduduk sekitar.

Lagi-lagi terjadi musibah akibat kecerobohan manusia. Kali ini karena perencanaan yang kurang sempurna, sekurang-kurangnya dari segi pencegahan (preventif). Perlu dipertanyakan, apakah pabrik yang potensial menimbulkan ledakan dan kebakaran ini telah dilengkapi dengan perencanaan untuk penanggulangan kondisi darurat.

Februari dua tahun lalu juga terjadi kebakaran di sumur eksplorasi minyak Randublatung, Kecamatan Kradenan Menden, Cepu, Kabupaten Blora, sehingga lebih dari seribu penduduk terpaksa mengungsi.

Beberapa kali kecelakaan serupa memang terdengar, mulai dari terbakarnya kilang minyak, sejumlah bahan kimia, sampai meledaknya tangki gas. Korbannya penduduk yang seringkali tidak berkepentingan dengan pabrik.

Pernyataan resmi perusahaan bahwa kebakaran tangki 2944 tidak akan menimbulkan dampak negatif pada penduduk sekitar, sebagaimana dipublikasikan berbagai media massa, sebenarnya terlalu dini. Apalagi menyebutkan bahwa zat kimia yang habis terbakar hanya CO2. Meski perlu pengkajian lebih lanjut tentang unsur kimia apa yang memenuhi udara ambien, bukan berarti “cuma CO2″ dan tidak mengganggu kesehatan masyarakat.

Aspek kesehatan masyarakat

Tidak jelas dipublikasikan, berapa kadar masing-masing gas di pemukiman terdekat atau lokasi pengungsian berdasarkan hasil pengukuran, jika dilakukan. Namun, gas CO2 dalam kadar tinggi dapat mengganggu kesehatan.

Udara pernafasan dengan kandungan tiga persen gas tersebut dapat memicu sesak nafas (dyspnea) dan pusing. Sedangkan kadar di udara di atas 10 persen mengakibatkan gangguan penglihatan, bunyi denging dalam telinga (tinnitus), gemetar (tremor) dan pingsan setelah satu menit berada di situ.

Kondisi akan bertambah buruk apabila terjadi pembakaran tidak sempurna, sehingga menghasilkan pula gas karbonmonoksida (CO). Setiap pembakaran dan peledakan sesungguhnya cenderung menghasilkan gas CO. Pembakaran gas alam atau minyak bumi dapat menghasilkan sampai 5 persen daripadanya menjadi CO. Celakanya, gas ini sulit terdeteksi oleh pengamatan biasa karena tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, dan mudah meledak.

Di dalam darah, CO berikatan dengan hemoglobin (Hb) darah membentuk karboksihemoglobin dan dalam jaringan gas ini berikatan dengan zat mengandung besi lain seperti mioglobin, sitokrom, sitokrom oksidase dan katalase. Paparan kadar tinggi CO menyebabkan keracunan akut. Gejala permulaan yang khas berupa nyeri kepala, pusing, rasa kantuk, mual dan muntah. Tergantung kadar CO di udara dan lamanya paparan serta karboksihemoglobin darah yang dihasilkan, dapat terjadi pingsan, koma dan kematian.

Paparan CO berjangka panjang dapat mengakibatkan keracunan kronik. Gejalanya berupa nyeri kepala, gangguan daya ingat, penurunan hasil kerja, gangguan tidur, vertigo, emosi labil serta gangguan saraf pusat maupun perifer. Baik paparan akut maupun menahun, mempunyai efek membahayakan terhadap kesehatan.

Informasi terpadu

Peristiwa ledakan dan kebakaran pabrik PT Petrowidada harusnya sudah diantisipasi oleh pengelola. Pabrik kimia yang jelas berisiko tinggi semacam ini, harus sangat cermat soal pengamanannya. Kesan yang ada, kalau dalam istilah kesehatan dan kedokteran, lebih ke tindakan kuratif (pengobatan) dan nantinya rehabilitatif (pemulihan) atas kerugian yang terjadi. Padahal upaya promotif (peningkatan) dan preventif (pencegahan) lebih penting.

Tanpa mengurangi simpati terhadap upaya cepat yang telah dilakukan berbagai pihak, ada kesan kekurangcermatan dalam penanggulangan bencana tersebut, baik bagi tenaga kerja maupun penduduk sampai radius tertentu.

Sampai jarak berapa dianggap udara ambien aman terhadap gas yang dikeluarkan? Bangunan atau ruang publik apa yang dapat dipakai untuk mengevakuasi tenaga kerja atau seandainya penduduk di sekitar pabrik perlu juga dievakuasi sebagai upaya preventif? Bagaimana cara mengevakuasi penduduk di lokasi bahaya, oleh siapa?

Terhadap penduduk yang terkena efek bencana, entah berupa kecelakaan, gangguan kesehatan akut maupun kronik, bagaimana tatalaksananya? Semua seharusnya sudah diketahui segenap lapisan masyarakat, termasuk yang berpotensi terkena dampak bencana.

Sebagian penatalaksanaan tentu sudah tercantum dalam dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan, tetapi sudahkah sedetil itu? Lagi pula, keterlibatan masyarakat terutama untuk menggali potensi terhadap kejadian yang tidak terduga, mutlak perlu.

Standard Operating Prosedur perusahaan sekaliber pabrik petrokimia sebaiknya bukan hanya sampai sebatas pagar pabrik saja. Bagaimana dengan penanggulangan bencana yang menyangkut masyarakat, terutama dari aspek sosial ekonomi, budaya dan kesehatan masyarakat?

Alangkah baiknya jika setiap perusahaan yang berisiko tinggi membuat kajian lingkungan, baik dari aspek fisik-kimia, biologi, sosial ekonomi dan budaya serta kesehatan masyarakat. Kemudian dibuat semacam sistem informasi lingkungan terpadu yang melibatkan semua pihak: perusahaan, masyarakat dan para pemukanya, pemerintahan daerah setempat dengan instansi terkait, dan sebagainya. Hal ini akan sangat membantu apabila sewaktu-waktu menghadapi bencana yang tidak terduga.

ANIES Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran UNDIP, mahasiswa program doktor Universitas Negeri Jakarta

Sumber: http://www.kompas.com


Actions

Information

One response

25 03 2009
Kiking Syarif

Situs yang menarik….!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: